Kakangmasku
Masih ingatkah pada sepeda thorek kakang ipar kita?
Yang s'lalu tersandar di halaman samping
Rumah tua bersaka empat kayu jati besar lagi kotak
Bak masjid Agung Kerajaan Demak
Di bawah rindang pohon pisang beranak pinak
Sepeda tua polos hitam tanpa spatbor penutup rantai jua lampu
Kepala dinamonya macet
Tak berputar lagi ketika bergesekan dengan roda depan sepeda
Ajaibnya, bahkan tanpa rem
Remnya adalah sebuah sandal jepit swallow yang talinya tlah putus
Digunting presisi sedemikian rupa Dipasang pada rangka capit urang
dan kita menginjaknya saat menahan laju sepeda.
Ajaib bukan?
Tak bisa langsung pakem berhenti
Seperti rem tromol apalagi disk cakram Kaki mungil kita bisa terjepit jika tak hati-hati menginjaknya.
Sepeda itu jatuh bangun menemani kita belajar menaikinya.
'Nggesrag' di pagar bambu
Tersaruk di jalanan tanah 'lempung' bergelombang
Lalu luka di lutut dan siku itu kita olesi getah batang kembang sepatu
atau menetesinya dengan obat merah yang kita beli di toko tetangga
Dan kita masih bisa tertawa sesudahnya, meski sambil meringis menahan perih luka.
Kita sering berboncengan ke selatan desa Memancing ikan keting di 'wangan' sebelah lapangan sepakbola
Kita mengayuh sepeda dengan bahagia
'Pit' jengki Phoenix warna biru tua yang dibelikan ayah di pasar kota usai hajat sunatan
Masih ingat harganya
Sembilan puluh lima ribu rupiah hasil dari sumbangan teman-teman saat hajatan.
Pergi kemanapun
Kita mengayuh sepeda
Tak peduli merek
Tak peduli harga.
Yang penting bisa melaju
Yang penting sampai tempat yang dituju.
Kita saling meminjam
Tanpa takut tak kembali
Setiap anak ditempa kebersamaan
Susah senang saling percaya.
Kini
Sepeda-sepeda itu entah dimana
Sebagian tlah berpindah ke tukang besi tua.
Sebagian berkarat di sudut halaman belakang.
Tapi kenangan kita akan slalu baru
Meski waktu tlah lama jauh berlalu
Kita rindu pada tiap spot dan pernak-pernik masa lalu.
Bahagia dan tawa yang sederhana
Bersama teman, saudara dan alam tempat kita tumbuh di waktu yang sama.
D' Latief
✔️Karawang-Pemalang, 180326
Inspirasi
✍️Kenangan : Sepeda Jengki Tua
Terbaru di Inspirasi
Lihat semua →
Elegi Penulis (Ed. Yogyakarta)
25 Apr 2026
· 10x
Antara Bara dan Hidayah
24 Apr 2026
· 10x
Pria Tua di Warkop Lik Seno
24 Apr 2026
· 325x
Lidah Beracun
23 Apr 2026
· 30x
Pohon itu Tumbang
20 Apr 2026
· 52x
Istana Cahaya untuk Mas Khum
17 Apr 2026
· 83x
Warisan Sujud Makdhe
15 Apr 2026
· 677x
Aku Bukan GURU, Hanya TEMAN BERMAIN
28 Feb 2026
· 53x