Berhari berpekan berbulan bertahun
pohon itu
aku lewati
Mengemban misi suci
menjemput rezeki dari Ilahi
Oh, dimana dulu
pohon itu
Yang selalu ada bayang
Yang selalu ada
juntai sarang kutilang
Oh, pohon itu
disana
Telah tumbang telentang
berkalang tanah
Ia tidak lagi juang
menghadang
angin puting beliung hujan badai
mengekang
Orang berkata, "Ingat,
menjulang indah dulunya, bukan?"
Tidak jauh, orang berteriak, "Innalillah! Lihatlah,
dua bujur tubuh teronggok.
Satu cantik, satu tampan!"
Di sisi, remuk redam alat berkendaraan
Darah anyir tumpah
menggenang, menggumpal, menghitam pekat
Menjelang merah jingga
di ufuk barat
Aku turun kota
Tiada lagi pohon itu
yang menyiur sejuk dulu
Kini,
hanya terlihat sisa sarang burung
yang mengumbai disana sini
Salah siapa?
Masing-masing punya jawaban,
pasti.
✍️ Arto Latief
Pemalang, 200426
Inspirasi
Pohon itu Tumbang
Terbaru di Inspirasi
Lihat semua →
Elegi Penulis (Ed. Yogyakarta)
25 Apr 2026
· 19x
Antara Bara dan Hidayah
24 Apr 2026
· 13x
Pria Tua di Warkop Lik Seno
24 Apr 2026
· 404x
Lidah Beracun
23 Apr 2026
· 34x
Istana Cahaya untuk Mas Khum
17 Apr 2026
· 87x
Warisan Sujud Makdhe
15 Apr 2026
· 691x
✍️Kenangan : Sepeda Jengki Tua
19 Mar 2026
· 162x
Aku Bukan GURU, Hanya TEMAN BERMAIN
28 Feb 2026
· 53x